Pujian yang Benar di Tempat yang Salah
Bangsa Israel sedang berada dalam keadaan terjepit tanpa harapan!
Di hadapan mereka terbentang Laut Merah. Gunung-gunung yang tinggi mengapit di kiri dan kanan mereka, Firaun dan bala tentaranya mengejar dan mendekat dari belakang. Umat Allah nampaknya terjebak tak berdaya bagaikan bebek, yang siap untuk dipotong. Tapi percaya atau tidak, dengan sengaja Allah-lah yang merencanakan situasi yang berbahaya itu bagi mereka!
Korban ucapan syukur!
Satu dari ayat-ayat terpenting di alkitab terdapat dalam surat Rasul Petrus yang pertama. Rasul Petrus berbicara tentang perlunya pengujian akan iman kita : "Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu - yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api - sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diriNya" (1 Petrus 1:7).
Apakah Engkau Marah Kepada Tuhan?
Saya percaya bahwa tidak ada yang lebih berbahaya bagi seorang Kristen selain daripada terus menerus membawa kepahitan dan amarah terhadap Tuhan. Namun justru saya menemui bertambahnya orang percaya yang mengalami hal ini. Mungkin mereka tidak mengakuinya - namun jauh di kedalaman hati, mereka menyimpan semacam rasa jengkel kepadaNya. Mengapa demikian ? Karena mereka meyakini bahwa Allah tidak mempedulikan - untuk menjawab suatu doa permohonan mereka, maupun bertindak menolong mereka.
Kenapa Orang Kristen Susah Sekali Berdoa?
Saya merasa tidak mengerti pada satu masalah yang ada di gereja selama bertahun-tahun selama beberapa waktu - dan itu sangat menarik perhatian saya. Masalah itu ialah : kenapa orang kristen susah sekali berdoa?
Bebas dari Rasa Takut!
Perekonomian dunia sedang mengalami kegoncangan dan dalam kondisi yang berantakan, dan ketakutan memuncak di mana-mana. Dan saat ini, sementara kegoncangan ini terus berlanjut, kita menyaksikan kata-kata yang diucapkan Yesus menjadi kenyataan:
Siapakah Yang Patut Kita Percayai?
Seorang pria Kristen yang tulus bertanya kepada saya dalam sebuah suratnya baru-baru ini, "Siapakah yang patut kita percayai? Selama ini saya telah membaca tulisan dari banyak hamba Tuhan yang yakin bahwa akhir zaman sudah dekat. Tetapi, lagi-lagi mereka keliru. Saya menyadari sekarang bahwa beberapa di antara mereka hanya berusaha menjual buku saja. Tetapi yang lainnya benar-benar mengira bahwa Allah sedang memberitahu mereka bahwa masa kesudahan telah ada di hadapan kita.
Mencobai Tuhan!
Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut. Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut. Mereka semua makan makanan rohani yang sama dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang yang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.
Mencari Gereja yang Benar di Tempat yang Salah
Jika ada satu keluhan yang selalu terdengar dari orang Kristen dari seluruh dunia, keluhan tersebut adalah sebagai berikut, "Saya tidak bisa menemukan gereja yang bagus di mana-mana! Saya perlu gereja di mana keluarga saya bisa dihiburkan - di mana kami bisa mendengar Firman Allah yang murni, dan di mana anak-anak saya bisa tumbuh dewasa mengenal kebenaran Tuhan yang sejati. Tetapi, gereja semacam itu tidak bisa saya temukan!"
Siapa yang Menjaga Pintu Depan Rumah Saudara
Generasi muda Amerika Serikat yang sekarang ini adalah generasi yang terhilang. Tidak ada generasi mana pun di dalam sejarah yang dengan hebatnya dilanda oleh wabah seks, obat bius, minuman keras, keserakahan, dan pembunuhan dalam usia semuda usia mereka. Pertanyaan saya: siapakah yang harus dipersalahkan?
Home