Sermons  Devotions   IMAN ADALAH SEBUAH UNDANGAN LEBIH DARIPADA PERINTAH by David Wilkerson

IMAN ADALAH SEBUAH UNDANGAN LEBIH DARIPADA PERINTAH

by David Wilkerson | February 15, 2011

    PDF     TXT   Print  Print

Iman adalah sebuah perintah. Itu ditulis, "Orang yang benar akan hidup oleh iman." Tanpa iman itu adalah mustahil untuk menyenangkan Allah. Alkitab menambahkan, "dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya." (Ibrani 10:38)

Saya bergidik ketika saya berpikir tentang teror dan bahaya atas ketidakpercayaan. Ketidakpercayaan adalah jurang maut ketakutan, kesedihan dan keputusasaan. Konsekuensi dari ketidakpercayaan itu menakutkan. Itu dimulai dengan ketakutan akan apa yang tidak bisa kita lihat. Satu ketatukan hari ini membawa kepada dua ketakutan esok hari, lalu tiga, dan lalu ketakutan-ketakutan itu menjadi jurang maut atas kesedihan tak terkendali dan keputusasaan.

Semakin banyak saya melihat bahwa ketakutan dan ketidakpercayaan berakhir menjadi keputusasaan. Ini mengarah ke gurun kebingunan dan kekosongan. Ini bukan pilihan - ini bukan persoalan kecil dengan Tuhan. Ini adalah masalah hidup dan mati. Ini akan mengarah kepada takut akan segala sesuatu, sekarang dan masa depan. Rasa takut adalah siksaan.

Semua anak-anak Tuhan sedang menanggung pendertiaan dan berbagai macam kesulitan. Hal ini sangat menghancurkan hati mendengar hal-hal yang menyakitakan dari orang-orang benar yang sedang menderita sekarang. Keluargaku juga sedang sangat dicoba dan diuji.

Beberapa orang yang menghadapi penderitaan yang luar biasa dan mengerikan, baik fisik dan rohani, sedang hilang pengharapan. Jika kamu sedang melalui api pemurnian, saya ingin menyampaikan sesuatu:

IMAN ADALAH JUGA SEBUAH UNDANGAN UNTUK MENGAMBIL BAGIAN DALAM KEBAIKAN TUHAN YANG BESAR.

Saya mengajak anda ke salah satu janji yang paling menguatkan dalam Firman Tuhan. Biarkan janji ini tenggelam jauh dalam jiwa anda:

Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia! Engkau menyembunyikan mereka dalam naungan wajah-Mu terhadap persekongkolan orang-orang; Engkau melindungi mereka dalam pondok terhadap perbantahan lidah. (Mazmur 31:19-20)

Berikut ini adalah dorongan besar untuk tetap teguh dalam iman anda. Berikut ini adalah sebuah janji yang berani, mulia. Tuhan berkata,"Kamu percaya kepada Ku didepan manusia dan Aku akan membuka gudang-Ku yang penuh dengan kebaikan besar dan menuangkan itu kepadamu. Aku akan menyembunyikan kamu dalam hadirat-Ku yang rahasia, Aku tidak akan membiarkan perselisihan untuk memberati kamu.

Beberapa orang mungkin berkata, "Kita tidak harus mempercayain Tuhan untuk mendapatkan kebaikan dari Dia." Itu tidak begitu. Juga tertulis, "Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. "(Ibrani 10:35) Kita harus percaya bahwa Dia adalah Pemberi upah. Upah dari iman itu adalah kebaikan rohani, seperti kekuatan-damai dan ketenangan dalam badai.

Oh Sudara terkasih, Tuhan bersuka di dalam iman kita. Dia mengunggu untuk memberi kita harapan dan membuka mata kita untuk pemeliharaanNya yang penuh kasih. Keputusan adalah milik kita untuk membuat-bahkan saat ini. Itu ada didalam kekuatan kita untuk memilih percaya kepada Tuhan dalam pencobaan saat ini dan masa nanti. Itu salah satu padang gurun keputusasaan atau senyum Tuhan dan surga terbuka.

Tuhan membantu kita semua untuk berpegang teguh pada iman kita. Jangan menyerah. Kita terlalu dekat dengan akhir dari pertandingan.

"Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. Sela Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu." (Mazmur 32:7-8)

  Back to Top